Islamiy.com

Situs konsultasi Islam online.

Cara menghilangkan was-was akidah: Cari guru ulama NU

WAS-WAS MUSYRIK DAN MURTAD

11. Bagaimana cara menghilangkan rasa was-was yang kayak saya ini ustadz? Yang sudah ibarat kayak orang gila. Yang hampir semua kegiatan sehari-hari saya penuh dengan rasa was-was., Apakah cukup dengan tidak di pedulikannya?

12. Apakah ketika setiap kita melakukan kegiatan apa saja harus karena allah? Karena saya selalu berfikir macam-macam, seperti ketika ingin ke kampus atau ingin olahraga apakah harus karena allah? Bahkan menggerakkan anggota tubuh saja kadang saya berfikir apakah harus karena allah? atau saya juga berfikir kalau saya menggerakkan anggota tubuh apakah ini kehendak allah ? Dan saya juga selalu berfikir tentang gerakan-gerakan shalat dan wudhu dan bacaan shalat haruskah juga karena allah? Dan ketika saya melakukan kegiatan kalau saya berkata niat saya karena allah pasti ada pikiiran aneh kayak saya nda ikhlas karena allah tapi saya wa-was juga kalau niat saya bukan karena allah.

13. Saya juga kayak merasa membuat peraturan baru di dalam islam seperti yang terjadi baru-baru ini, kejadiannya seperti ini, saya ingin shalat ashar di mesjid, tapi saya malas, kalau tidak salah saya berfikir kalau saya tidak pergi shalat di mesjid saya menuruti apa mau syaitan, kalau tidak salah saya berfikiran kalau saya tidak menolak niat ini sampai azan saya musyrik. jadi saya berfikir adzan masih lama, jadi saya menolak kata-kata itu, pas saya sementara menolak kata-kata itu tiba-tiba langsung adzan, jadi saya berfikir mungkin saya sudah musyrik, apakah saya sudah musyrik dari kejadian ini? Dan kejadian yang serupa seperti ini sering terjadi saat saya shalat dan kehidupan saya sehari-hari,dan mungkin ada peraturan-peraturan baru yang lain yang saya buat, Mungkin aneh di dengar tapi inilah yang terjadi sama saya ustadz, apa yang harus saya lakukan ustadz?

14. dan masih adalagi rasa was-was yang saya alami yang tidak saya ungkapkan, dan mungkin juga masih ada peraturan-peraturan baru yang saya buat sendiri apakah cukup dengan saya tidak memperdulikannya saja agar semua rasa was-was itu hilang? Karena takutnya apa yang saya lakukan benar-benar musyrik

15. Saya mengirim pertanyaan ini ke konsultasi syariah tapi saya berbohong kepada kakak saya, saya bilang ke kakak saya, saya mau mengirim uang ke teman untuk bayar hutang menggunakan atm kakak saya, saya Cuma kasi dia uang 100 ribu terus saya pakai atmnya untuk transfer uang 100 ribu kepada konsultasi syariah, karena saya tidak mau kalau kakak saya tau kalau saya terkena was-was. Apakah ini termasuk dosa besar dan dosa jariah?

JAWABAN

11. Cara menghilangkan was-was adalah dengan belajar agama secara benar pada guru yang benar. Cari ulama NU terdekat dari lokasi anda dan belajarlah padanya. Insyaallah was-was anda akan hilang. Cari melalui Google Maps, kantor NU di kota anda. Datangi dan tanyakan data ulama-ulama NU (Nahdatul Ulama) di kota tersebut. Sering-seringlah bersilaturahmi dengan mereka. Dan hindari berdekatan dengan ustadz atau ulama Wahabi. Baca detail:  Beda Wahabi, HTI dan Syiah

12. Segala perbuatan baik hendaknya karena Allah. Itu idealnya. Kalau tidak karena Allah namanya riya’ (ingin dipuji). Namun, kalau tidak bisa ikhlas karena Allah secara terus menerus, maka tetaplah meneruskan perbuatan baik itu. Karena, kehidupan manusia itu ada tahapannya. Untuk menuju ikhlas, diperlukan latihan secara terus menerus. Dalam tahap ini, yang penting kita telah melaksanakan kewajiban dan menghindari dosa.

13. Cara berfikir anda ini timbul karena kurang faham agama dari sumber yang benar. Solusinya, belajarlah agama pada ustadz atau ulama atau kyai yang benar seperti yang disebut di poin 11. Mengamalkan agama itu tidak sulit. Cukup laksanakan rukun Islam yang lima secara benar, maka anda sudah menjadi seorang muslim yang baik. Baca detail: Cara sembuh was-was kufur

14. Ya, jangan pedulikan bisikan-bisikan aneh yang mengganggu anda. Cukup fokuskan pengamalan syariah Islam secara benar menurut syarat dan rukunnya. Laksanakan shalat lima waktu sesuai aturan. Dan jauhi perkara yang diharamkan sebisa mungkin. Maka, anda akan menjadi muslim yang baik. Baca detail: Mengatasi was-was iman dan ibadah

15. Anda agak sedikit berbohong pada kakak anda. Dan berbohong anda tidak menyakiti dan tidak merugikan siapapun. Dalam kondisi demikian, maka bohong anda itu termasuk dosa tapi bukan dosa besar. Baca detail: Bohong dalam Islam

Kembali ke Atas