Cara Sembuh Was-was Mandi Wajib
CARA SEMBUH WAS-WAS MANDI WAJIB / JUNUB / BESAR

1.bagaimana caranya biar setelah mandi wajib kita yakin seluruh badan sudah terbasuh ? Sering saya merasa ragu pada suatu bagian, sering saya lupa bagaimana tadi cara membasuhnya. Jika diabaikan takut dosa karena mungkin saja keraguan itu benar, jika dituruti pasti akan muncul ragu yang lain, yang tidak dituruti saja masih ragu pada bagian tubuh yang mana-mana.

2.apakah kuku harus disiram tersendiri saat mandi wajib ? Apakah boleh dengan cara membasuh tangan dan kaki seperti berwudhu saja ?

3.apakah dengan cara membasuh tangan dan kaki seperti berwudhu, kuku tangan dan kaki sudah ikut terbasuh sampai celahnya ?

4.niat dengan bantuan teks apakah disebut niat juga ? Membacanya didalam hati ?

5.Apakah niat harus ada lafadz karena Allah ?

6.apakah celah kuku jari tangan dan kaki yang ada di

7.bagaimana cara meyakinkan air sudah merata pada seluruh tubuh ? Terutama pada rambut dan bagian belakang tubuh serta lipatan pada tubuh ?

JAWABAN

1. Caranya dengan mengabaikannya. Karena keraguan yang timbul dalam konteks anda itu disebabkan oleh was-was. Dan was-was itu obatnya dengan mengabaikannya.

Ibnu Hajar Al-Haitami dalam Al-Fatawa Al-Kubro Al-Fiqhiyah ala Al-Madzhab Al-Syafi’i, hlm. 1/149, menyatakan:


وسئل : عن داء الوسوسة هل له دواء ؟ فأجاب بقوله: له دواء نافع وهو الإعراض عنها جملة كافية وإن كان في النفس من التردد ما كان فإنه متى لم يلتفت لذلك لم يثبت بل يذهب بعد زمن قليل كما جرب ذلك الموفقون وأما من أصغى إليها وعمل بقضيتها فإنها لا تزال تزداد به حتى تخرجه إلى حيز المجانين بل وأقبح منهم

Artinya: Al-Haitami ditanya adakah obat bagi penyakit was-was? Ia menjawab: Ada obat yang paling mujarab untuk penyakit ini, yaitu mengabaikan atau berpaling darinya secara total. Meskipun dalam dirinya muncul keraguan yang hebat. Karena jika dia tidak perhatikan keraguan ini, maka keraguannya tidak akan menetap dan akan pergi dengan sendirinya dalam waktu yang tidak lama. Sebagaimana cara ini pernah dilakukan oleh mereka yang mendapat taufiq untuk lepas dari was-was. Sebaliknya, orang yang memperhatikan keraguan yang muncul dan menuruti bisikan keraguannya, maka dorongan was-was itu akan terus bertambah, sampai menyebabkan dirinya seperti orang gila atau lebih parah dari orang gila.
Baca detail:
Apabila Mandi Tidak Merata
Ragu Saat Mandi Ada yang Tak Terbasuh

2. Tidak perlu disiram secara khusus. Ya, boleh dengan membasuh seperti saat wudhu.

3. Ya.

4. Ya, dianggap niat. Yang penting harus dibaca dalam hati. Baca detail: Cara Niat

5. Tidak harus.

6. Tidak jelas apa yang anda tanyakan. Tapi soal kuku, silahkan lihat: Kotoran Kuku dan Koreng jadi Penghalang Mandi dan Wudhu?

7. Caranya pakai logika: bahwa kalau air sudah disiramkan ke bagian belakang, maka otomatis air akan mengenai seluruh tubuh belakang. Menurut syariah, asumsi atau dugaan air sudah merata itu sudah cukup. Tidak harus ada kepastian dan bukti.

CARA SEMBUH WAS-WAS MANDI JUNUB (2)

1. Maaf no.6 belum selesai diketik.
Apakah celah kuku jari tangan dan kaki harus dibersihkan dan apakah saat akan disiram air harus dibuka dengan alat bantu untuk memasukkan air ?

2. Bagaimana dengan kotoran yang ada diatas kuku yang sering saya dapati jika saya senter ? Bentuk kotorannya seperti titik hitam dan sering sekali ada, jika itu menjadi penghalang berarti setiap wudhu saya harus menyenteri kuku saya untuk membersihkan kotoran tersebut ?

3. Kadang kotorannya sulit hilang dan harus dikikis dengan menggunakan alat. Tidak akan hilang jika hanya disikat dan disiram air.

4. Untuk jawaban no.1 . Berarti meski keraguan itu sangat hebat sampai membuat saya gelisah dna mungkin saja keraguan itu benar adanya, maka harus diabaikan saja ?

5. Berarti selesai mandi jangan dipikirkan lagi mandi yang sudah lalu ?

6. Jika saat mandi ragu sudah membasuh bagian tertentu maka harus dibasuh, lalu bagaimana jika ragu saat mandi itu terus menerus datang saat sudah dituruti juga ? Apakah diabaikan atau tetap dituruti ? , kemudian jika diluar mandi muncul ragunya maka diabaikan. Bagaimana jika ragunya muncul saat saya sudah menetapkan selesai mandi dan masih dikamar mandi ? Apakah harus dituruti atau tidak ?

JAWABAN

1. Tidak perlu dibersihkan dan tidak harus dibuka dengan alat bantu. Baca detail: Kotoran Kuku dan Koreng jadi Penghalang Mandi dan Wudhu?

2. Tidak perlu dibersihkan. Baca detail: Kotoran Kuku dan Koreng jadi Penghalang Mandi dan Wudhu?

3. Tidak perlu dibersihkan. Cukup siramkan air pada tangan saat mandi atau wudhu seperti biasa. Baca detail: Cara Wudhu dan Mandi Wajib

4. Ya, harus diabaikan. Berdasarkan perintah Nabi dan anjuran para ulama.

5. Betul. Jangan dipikirkan. Memikirkan itu tanda was-was. Dan was-was itu dilarang.

6. Ya, abaikan kalau terjadi terus menerus. Itu namanya was-was yang dilarang. Baca juga: Cara Sembuh Was-was Kencing

CARA NIAT

A. Pertanyaan jawaban no.1
Berarti celah kuku yang ada disamping kiri kanan itu buka termasuk bagian zahir sehingga tidak perlu dibersihkan dan tidak perlu dibuka untuk dimasukkan air ?

B. Sah tidak pak ustadz jika niat :
1. Sholat “saya niat sholat fardhu zuhur karena Allah”
2.wudhu “saya niat wudhu karena Allah”
3. Mandi wajib “saya niat mandi wajib Karena Allah”

apakah jika tidak pakai Karena Allah akan menjadi tidak sah ?

JAWABAN

A. Ya. Baca detail: Kotoran Kuku dan Koreng jadi Penghalang Mandi dan Wudhu?

B1. Sah. Baca detail: Cara Niat
B2. Sah.
B3. Sah. Baca detail: Cara Wudhu dan Mandi Wajib

ADA TITIK PADA KAKI, SAHKAH MANDINYA?

Jika sudah selesai mandi wajib, kemudian waktu malam harinya melihat ada noda atau kotoran sedikit seperti titik titik pada kaki, apakah itu menjadi penghalang air ? Pada saat akan mandi wajib saya lupa mengecek bagian tersebut.

Atau apakah mungkin kotoran itu ada diluar pada mandi wajib ? Karena saya melakukan aktivitas diluar rumah, sepeti ke mesjid dan berbelanja, dan waktu sebelum saya dapati kotoran itu saya memukul nyamuk. Apakah mungkin juga itu bekas bangkai nyamuk yang gepeng?

JAWABAN

Tidak jadi penghalang. Mandi tetap sah.

Bisa jadi.

You may also like
Latest Posts from Islamiy.com

17 Comments

  1. Saya was-was mandi wajib apakah jika saya mengguyurkan air kekepala apakah dibawah dagu saya dan leher saya juga terkena airnya ?

  2. Bagaimana jika keraguannya itu benar bahwa ada anggota badan yg tidak tersiram air apakah jika dia mengabaikan nya karena takut itu adalah waswas apakah dimaafkan dan apakah seluruh ibadahnya tetap diterima keshohhan nya

    1. ya dimaafkan dan ibadahnya diterima insyaAllah. karena cara ini berdasarkan tuntunan Sunnah. ada hadis Nabi soal ini.

  3. Dan bagaimana jika orang yg was-was mandi wajib itu meragukan niatnya ketika selesai mandi wajib ragu dengan niatnya benar atau tidaknya niat yg iya ucapkan ketika mandi wajib itu

  4. Waswas murtad ketika berpuasa bagaimana cara mebgahadapinya?

  5. assalamualaikum ustad ,, saya mengidap was2 dalam mandi junuh sudah dr tahun 2006 sampai skrg , segala cara sudah saya usaha , belajar di pengajian smpai bertanya ke ahli fiqih , sering sekali was2 saya datang saat niat mandi dan mengulang2 guyuran air , seolah yg saya gururkan tidak sempurna , sampai bnyak menghabiskan air ,, dan sering sekali setiap selesai mandi timbul keraguan ada yg tidak merata , apa solusi nya ustad , apa boleh saya sirami lagi air saja di bagian yg saya merasa tdk kena air tanpa mengulang mandi saya agar yakin bahwa yg tertinggal td sudah sempurna , kalo pun saya ulang mandi , bukan nya sempurna tapi ada bagian lain yg di bisikan syaitan yg tdk kena lagi , misal td tangan , nanti sudah bahu , bagaimana solusi nya, saya sudah berobat ke psikiater jg , lelah saya harus selalu was2 tiap mandi junub , krn saya sudah berkeluarga .. tolong berikan saya bimbingan biar saya kuat dan siap untuk meninggalkan was2 ini .. oia ustad , apa boleh lafad niat dlu dalam hati sblm mandi terus baru menyiram di kepala , krn saya sangat susah bila niat berbarengan dengan jatuh nya air ke kepala ,, krn was2 timbul besar seolah airnya tdk sejalan dengan niat seakan air tdk mengalir penuh malah tersendat2 jatuh ke kepala berbarengan niat , saya mau sembuh ustd. mohon tolong saya , semoga Allah memberikan pahala yg besar bagi ustad yg bisa menguatkn dan menyembuhkan was2 saya , dalam wuduk dan solat saya tidak was2 , cuma mandi junub saja , mohon di balas usatd. terima kasih ..🙏

    1. asalkan sudah diguyur air seluruh tubuh, maka itu sudah sah. abaikan keraguan yg muncul.

      1. kalo bab niat ustad boleh tidak kalo niat dluan sblm menyiram , baru nyiramin air ke kepala setelah niat , karena kalo berbarengan niat dan nyiramkan air saya sering was2 sampai ulang2 niat nya ..

          1. jika besok ada keraguan setelah mandi dibagian tubuh tdk terkena air , apa boleh saya menguyur atau membasahi kembali setalah siap mandi , baik baru selesai atau jangka waktu jam yg lama ,, krna was2 selalu ragu ada saja bagian yg tdk rata setelah mandi datang nya pasti dengan jarak yg dekat siap mandi atau waktu lama

          2. selagi levelnya keraguan, maka sebaiknya diabaikan. karena mandi anda sudah sah. ini kalau anda ingin sembuh.

    2. Kejadian ini sama seperti saya. Saya sudah merasakan sesaknya was was. Tapi alhamdulilllah semua itu sudah berangsur angsur hilang ketika saya selesai mandi wajib. Pada dasarnya yang diperlukan dalam mandi wajib hanyalah niat dalam hati mandi wajib karena Allah kemudian menyiramkan air dan meratakan air ke seluruh tubuh. Terutama untuk menghilangkan was was, sebelum masuk kamar mandi baca bismillah dan kemudian mau mandi juga baca bismillah. jadi dua kali baca bismillah. kalaupun anda mau mengamalkan sunnah rasul dalam mandi wajib, mungkin itu lebih sempurna. HANYA SAJA TIDAK MENGAMALKAN BEBERAPA, SALAH SATU ATAU SEMUA SUNNAH DALAM MANDI WAJIB. MANDI WAJIB ANDA SUDAH SSAAHH. JANGAN IKUT DAN HANYUT DENGAN BUJUKAN SETAN. Mungkin hanya ini yang bisa saya sampaikan. Selanjutnya itu tergantung yang bersangkutan. Semoga perasaan was was anda segera diangkat dan dihilangkan

  6. Assalamu’alaikum saya waswas ketika berpuasa apabila saya berludah psti keterusan katanya klo ludah itu sdh berada diluar mulut klo ditelan kembali bisa membatalakan , tpi kan biasanya klo berludah pasti saja ada sisa ludah yg dibibir dan saya takut banget klo ketelan ludah yg ada dibibir smpai2 saya selalu mengipasinya smpai kering agar ludah yg ada dibibir tersebut tidak tertelan bagaimana solusinya pak ustadz agar saya sembuh dari penyakit waswas

    1. Ikuti pendapat yg menyatakan bahwa ludah yg di luar pun tidak masalah kalau tertelan. Lihat detail: https://www.islamiy.com/menelan-air-liur-dan-dahak-saat-puasa/

  7. Apakah keringat yg sudah mengering tetapi rasa asinnya masih ada apakah membatalkan puasa jika menelannya, dan saya juga tidak tau bibir saya itu beneran asin kerena keringat yg ada dibwh hidung saya menuju kebibir saya atau faktor bibir saya yg kering apakah batal jika saya tidak meludahkannya karena apabila saya meludah pasti saya merasa was-was ingin berludah selalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *