Islamiy.com

Situs konsultasi Islam online.

Hukum makan dan minum dengan tangan kiri

MAKAN DAN MINUM PAKAI TANGAN KIRI

Assalamualaikum…

Pak ustad, saya mau bertanya

1.Apakah hukum makan dan minum pakai tangan kiri?…

2.apakah saya boleh mengambil pendapat yang makruh, kan ada dua pendapat makruh dan haram,…

3.bagaimana saat saya makan dengan tangan dan tangan kanan saya bekas memegang nasi dan lauk dan pasti tangan akan kotor, dan saya minum dengan tangan kiri, bagaimna pak ustad? ..

Assalamualaikum…

JAWABAN

1. Makruh apabila dilakukan tanpa ada uzur. Apabila ada uzur, misalnya tangan kanan terluka, maka hukumnya berubah jadi mubah (boleh). Baca detail:

2. Mazhab Syafi’i menyatakan makruh, bukan haram. Ini pendapat yang kuat.

3. Lihat poin 1.

URAIAN

Nabi bersabda dalam sebuah hadis sahih:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِيْنِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِيْنِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ
(رواه مسلم

“Ketika seseorang dari kalian makan, makan gunakanlah tangan kanan, dan ketika minum pun demikian. Hal ini karena setan itu ketika makan dan minum menggunakan tangan kiri” (HR Muslim)

Dalam hadis lain Nabi bersabda:

كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُحِبُّ التَيَمُّنَ مَا اسْتَطَاعَ فيِ شَأْنِهِ كُلِّهِ؛ فيِ طُهُوْرِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَتَنَعُّلِهِ

Nabi Saw. itu menyukai menggunakan anggota tubuh kanannya pada setiap aktivitasnya selagi mampu, termasuk bersuci, bersisir, dan bersandal.

al-Alqami dalam kitab Alkaukab al-Munir, syarah Aljami’ al-Shagir, mengatakan:

قال النووي فيه استحباب الأكل والشرب باليمين وكراهتهما بالشمال وهذا إذا لم يكن عذر، فإن كان عذر يمنع كمرض وجراحة فلا كراهة

Imam Nawawi berpendapat bahwa penggunaan tangan kanan saat makan dan minum itu sunah, dan menganggap makruh penggunaan tangan kiri saat makan dan minum. Hukum ini berlaku saat tak ada uzur. Namun demikian, apabila terdapat uzur seperti sakit atau luka, maka tidak makruh menggunakan tangan kiri.
Baca detail:

MERASA IMAN MASIH LEMAH

Asalamualaikum ustad saya mau nanya,saya rajin solat ustad,tapi saya mengangap iman saya masih lemah,Karna saya belum bisa bersedekah, belum bisa menjaga hawa nafsu, belum bisa baca Al quran
Saya minta pencerahanya dari ustad

JAWABAN

Perasaan iman lemah itu baik dan hendaknya diikuti dengan langkah lanjutannya yaitu belajar agama. Minimal dasar-dasar agama yang wajib diketahui. Baca detail:

Adapun cara belajar agama adalah dengan belajar di pesantren. Al-Khoirot menyediakan program pesantren kilat untuk masa belajar seminggu sampai bulan secara gratis. Anda bisa ikut program tersebut. Baca: Pesantren Kilat

Kalau merasa sulit untuk ikut program ini, maka anda bisa belajar sendiri dengan membaca di internet di situs-situs yang dikelola kalangan Aswaja. Baca:

Dan hindari ikut pengajian atau baca artikel dari situs aliran garis keras Wahabi Salafi agar tidak terjerumus ke lubang kesesatan yang berbahaya. Baca: Beda Wahabi salafi dg Ahlussunnah

Kembali ke Atas