Tanggal Kelahiran Nabi Muhammad

Tanggal Kelahiran Nabi Muhammad Rasullah terdapat sejumlah versi di kalangan ahli sejarah Islam (muarrikhin) antara tanggal 8, 9, 12, 17 Rabiul Awwal tahun Gajah. Yang paling disepakati adalah 12 Rabiul Awal yang bertepatan dengan 20 April 571 Masehi. Apapun perbedaan itu, umat Islam seluruh dunia sebagian besar sepakat untuk merayakan Maulid Nabi sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan pada Nabi akhir zaman.

Mengapa tanggal kelahiran Nabi berbeda-beda?

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Ustadz, saya mengutip jawaban dari alkhoirot.net tentang hari lahir Nabi Muhammad sebagai berikut, “Para ahli sejarah Nabi sepakat bahwa Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin bulan Rabiul Awal bertepatan dengan tanggal 26 April 570 atau 571 masehi. Pendapat mayoritas adalah Nabi lahir pada 13 Rabiul Awal tahun Gajah (50 hari setelah penyerangan pasukan Gajah dari Yaman) atau bertepatan dengan tanggal 30 atau 31 Maret tahun 571 masehi.”

Pertanyaannya adalah, manakah tanggal lahir yang paling benar di antara tanggal 26 april, 20 april, 22 April, 30 Maret, 30 Maret, 12 Rabiul Awal, ataukah 13 Rabiul Awal?

Saya mencari keterangan umum tentang hari lahirnya Nabi Muhammad tentang tanggal 13 Rabiul Awal dan tanggal 26 April tidak diketemukan, yang saya temui kebanyakan tanggal 20 April atau 22 April dan 12 Rabiul Awal. Mohon penjelasannya ustadz.

Terima kasih,

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Baca juga: Tanya Jawab Agama

JAWABAN

Pertama, ada typo tentang 13 Rabiul Awal dalam jawaban tersebut. Yang benar adalah 12 Rabiul Awal.

Perbedaan pendapat perihal tanggal kelahiran Nabi Muhammad

Kedua, terkait tanggal yang lain, terdapat sedikit perbedaan pendapat di kalangan ulama muarrikhin (ahli sejarah) atas hari kelahiran Rasulullah yang detail dan sumbernya sbb:

1. Nabi lahir pada hari Senin, 8 Rabiul Awal. Hari Senin ini berdasarkan riwayat dari Tabari dalam Tarikh Tabari, hlm. 2/293 ia berkata:

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم سُئل عن يوم الإثنين، فقال “ذلك يوم ولدتُ فيه ويوم بُعثتُ فيه وأُنزل عليّ فيه

Artinya: Bahwa Rasulullah pernah ditanya tentang hari Senin. Nabi menjawab: “Hari itu adalah hari di mana aku dilahirkan, dan hari aku diutus sebagai Rasul dan hari Al-Quran diturunkan.”

Sedangkan 8 Rabiul Awal adalah berdasarkan pada pernyataan Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah, hlm. 2/320, di mana ia mengutip:

حكاه الحميدي، عن ابن حزم، ورواه مالك، وعقيل، ويونس بن يزيد، عن الزهري، عن محمد بن جبير بن مطعم، ونقل ابن عبد البر عن أصحاب التاريخ أنهم صححوه، وقطع به الحافظ الكبير محمد بن موسى الخوارزمي، ورجحه الحافظ أبو الخطاب ابن دحية

Artinya: (kelahiran Nabi 8 Rabiul Awal) itu diceritakan oleh Al Humaidi dari Ibnu Hazm, Malik, Uqail, Yunus bin Yazid dari Zuhri dari Muhammad bin Jubair bin Mat’am. Ibnu Abdil Bar menukil dari para ahli tarikh bahwa mereka membenarkannya. Ini dipastikan oleh Al-Hafidz Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi dan ditarjih oleh Abul Khattab ibnu Dihyah.

2. Nabi lahir pada 9 Rabiul Awal. Ini berdasarkan pada penjelasan Shafiur Rahman Al-Mubarakpuri dalam kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum, hlm. 54.

3. Nabi lahir pada 12 Rabiul Awal. Ini yang masyhur di kalangan Ahlussunnah (Sunni). Sebagaimana disebut oleh Muhammad bin Umar Al-Hadrami dalam kitab Hadaiq Al-Anwar wa Mataliul Anwar fi Siratin Nabi Al-Mukhtar, hlm. 105-122.

4. Nabi lahir pada 17 Rabiul Awal. Ini pandangan populer di kalangan Syiah sebagaimana dijelaskan oleh Ja’far Murtaza Al-Amili dalam kitab As-Sahih min Siratin Nabi Al-A’zham, hlm. 2/63-68.

KELAHIRAN NABI DAN PENYERANGAN RAJA ABRAHAH ATAS KA’BAH

Kelahiran Nabi dikaitkan juga dengan terjadinya peristiwa penyerangan Raja Abrahah Al-Ashram, Yaman, ke Makkah yang bertujuan hendak menghancurkan Ka’bah.

Satu pendapat menyatakan kelahiran Nabi terjadi sebulan (30 hari) setelah Raja Abrahah menyerang Ka’bah dengan pasukan Gajahnya. Dan karena itu disebut tahun Gajah.

Dari segi kalender Masehi kelahiran Nabi yang 12 Rabiul Awal itu bertepatan dengan 20 April tahun 571 M. Sebagian pendapat menyatakan 40 hari setelah tahun Gajah atau 22 April tahun 571 M. Sebagian lagi menyatakan 50 hari setelah tahun Gajah. Ini pendapat yang masyhur di kalangan ahli sejarah Islam. Sebagaimana disebut Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah, hlm. 2/319-332. Baca detail: Al-Hidayah wan Nihayah

Tahun 571 itu sendiri bukanlah pendapat yang disepakati. Ada juga yang menyatakan tahun 570 atau 568 atau 569.

Intinya: tidak ada tanggal yang sangat pasti tentang tanggal kelahiran Nabi. Namun yang paling mendekati kebenaran adalah 12 Rabiul Awwal atau 20 April 571 menurut ahli sejarah Ahlussunnah.

Baca juga: Kelahiran Nabi

You may also like
Latest Posts from Islamiy.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *