Tidak cocok dengan jodoh pilihan orang tua

Assalamualaikum ustad,saya dewi ustad

Ustad saya berumur 21 thn,masih kuliah semester 7.ustad saya sudah di suruh menikah dengan ibu saya dengan laki2 pilihan ibu saya.. Ibu saya memilih karena laki laki itu bekerja di bank, yang dimana bank itu biasanya gaji nya besar.dan sdh bekerja lama.. Tpi saya tdk nyaman dgn nya.. Ketika saya berbicara dgn ibu saya tentang hati saya. Ibu saya marah krn saya tdk mengikuti kemauan nya dan bilang “urusin diri kamu sendiri gk ush di bimbing orang tua”

Dan ibu saya sdh berfikir dan punya sikap..semua nya uang. Tanpa uang kita mati, dihina, dicaci.. Ibu saya trauma terhadap ayah saya. Yang malas mencari nafkah.. Dan ibu saya terkadang menjelakan ayah nya ke anak2 nya Dari saya masih kecil.

Sehingga di pikiran saya ayah saya jelek sifat nya.
Ibu saya susah menerima kelug kesah saya.. Ibu saya selalu bilang. Saya selalu menyakiti hati nya

Padahal saya pun juga sakit,dan saya sebagai anak hanya ingin melihat ibu saya senang.

Bagaiman ustad saya menanggapi ibu nya yg semua nya uang? Beramal pun harus dgn uang

Wassalamualaikum Wr Wb

JAWABAN

Ibu dan ayah adalah figur yang harus dihormati. Betapapun kekurangan mereka. Kalau anda tidak bisa mengambil kebaikan dari mereka, cukuplah menghormati mereka sebagai orang tua. Dan carilah keteladanan dari figur lain seperti ulama, ustadz atau tokoh nasional yang layak diteladani. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

Terkait jodoh yang dipilih ibu, menurut agama anda boleh setuju, dan boleh untuk tidak setuju. Baca detail: Batasan Taat dan Durhaka pada Orang Tua

HUBUNGAN TIDAK MENDAPAT RESTU KARENA WANITA LEBIH TUA

Assalamualaikum wr.wb ustadz,,
Saya Putri (26th), saya memiliki masalah yg saya sendiri tdk bisa menyelesaikan nya sendiri. mohon bantuan ustadz kiranya membimbing saya secara tuntunan ajaran islam.

Jadi begini ustadz, saya sudah menjalin hubungan dengan seorang laki laki anggap saja (Putra (24th)), selama 4 th. Dan selama 4th ini saya sudah kenal baik dengan keluarganya, dan begitu sebaliknya putra juga kenal baik dengan keluarga saya.

Sebenarnya saya tidak ingin lama lama menjalin hubungan tanpa status yg sah seperti ini saya selalu menuntut untuk segera melamar dan menikahi saya. si Putra sebetulnya juga ingin menikahi saya sampai pada suatu saat putra meminta restu kpd kedua org tua nya. Tetapi saya kaget atas jawaban org tuanya. padahal saya merasa selama ini kedua org tuanya baik sekali terhadap saya dan tidak ada tanda tanda tidak merestui hubungan kami. giliran sekarang kami ingin menikah dan meminta restu, orang tua putra menolak dengan alasan usia saya 2 tahun lebih tua dibanding si Putra. dan kalo di lanjutkan akan menimbulkan ketidak baikan dalam hubungan kami. kami sangat bingung sekali ustadz karna kami sudah saling mengenal satu sama lain dan kami ingin melanjutkan hubungan sampai ke pernikahan. si Putra ingin tetap bersama saya tapi di sisi lain dia takut kepada orang tuanya. karna dia berpatokan pada kalimat ‘Ridho Alloh Ridho orang tua’

Sekarang kami hanya bisa pasrah dan berdoa supaya segera di beri jalan keluar yg terbaik tetapi si putra terus ingin memperjuangkan saya.

Yang akan saya tanyakan:
1) Bagaimana secara islam apakah orang tua laki laki berhak menentukan calon pasangan untuk anak nya?? apalagi hanya karna masalah usia kami tidak di restui
2) Apakah kalimat ‘Ridho Alloh adalah Ridho org tua’ juga termasuk ridho dalam masalah jodoh untuk anaknya ??
3) Apakah si putra akan berdosa besar jika tetap ingin menikahi saya?? dan bisa dikatakan anak durhaka atau anak yg tidak taat kepada org tua??
4) apakah yg harus kami lakukan untuk menyelesaikan masalah ini selain dengan doa dan berserah diri kepada Alloh SWT??

Mohon bantuan dan bimbingannya ustadz,, Terimakasih,
Semoga ustadz senantiasa di beri kesehatan dan perlindungan oleh Alloh SWT Amin..
Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Pada dasarnya orang tua, baik dari pihak laki-laki atau perempuan, harus merestui pilihan anaknya kecuali karena alasan yang bersifat syariah (misal, calon tidak shalat, dll). Baca detail: Batasan Taat dan Durhaka pada Orang Tua

2. Tidak termasuk. Namun demikian, harus juga diingat, bahwa persetujuan orang tua itu penting secara sosial. Kecuali kalau anda berdua tidak merasa perlu untuk merayakan pernikahan yang dihadiri oleh kedua orang tua dari kedua belah pihak. Baca detail: Menikah Tanpa Restu Ibu Apa Durhaka?

3. Tidak termasuk durhaka. Namun pada waktu yang sama tetap harus punya rasa hormat yang tinggi, tetap menjaga silaturahmi dan tetap selalu mohon maaf dan ridho orang tua. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

4. Minta bantuan teman-teman dekat dari orang tua calon anda agar mereka dapat meyakinkan orangtuanya soal ini. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

Jangan lupa juga untuk selalu berdoa. Baca detail: Doa Agar Direstui Orang Tua

CALON MERTUA PELAKU RIBA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya berkeinginan untuk menikah dengan seorang wanita namun saya baru tahu kalau ayahnya menjalankan usaha sampingan berupa koperasi simpan pinjam yang akadnya adalah akad riba. Apa yang harus saya lakukan.

1. Apakah saya harus membatalkan rencana saya untuk menikahi wanita itu karena takut terjatuh juga kepada riba karena ayahnya menjalankan bisnis ribawi atau saya tetap menikahinya dengan tujuan saya ingin berdakwah kepada ayah gadis itu. Mohon pencerahannya ustadz. Terimakasih.

JAWABAN

1. Kalau wanita tersebut secara karakter baik dan secara agama taat, maka tidak ada halangan untuk diteruskan ke jenjang pernikahan. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

Soal kekurangan dari sisi orang tuanya, maka anda bisa melepaskan diri dari lingkungan tersebut dengan berada di rumah sendiri yang terpisah. Tinggal terpisah dari rumah mertua dan orang tua adalah cara ideal dalam berumah tangga. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

You may also like
Latest Posts from Islamiy.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *