Tesis KH Imaduddin dari Berbagai Perspektif

Oleh: Dr. KH. Ubaidillah Tamam Munji Sumber: rminubanten.or.id Secara hakikat, diskursus mengenai validitas nasab Ba’alawi yang dipicu oleh risalah ilmiah K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani bukan sekadar perdebatan silsilah keluarga, melainkan momentum krusial bagi kejujuran sejarah dan penataan ulang peradaban Islam, khususnya di Indonesia. Selama berabad-berabad, klaim nasab diterima sebagai kebenaran mapan tanpa melalui uji verifikasi … Baca Selengkapnya

Kebodohan Kyai dan Santri Pendukung Nasab Habaib

KENAPA SANTRI PENDUKUNG HABIB BA’ALWI BISA DISEBUT JAHIL MURAKKAB FAL MURAKKAB TSUMMAL MURAKKAB. Dalam diskursus nasab Ba’alwi masih ada santri bahkan kiai yang masih mendukung nasab Ba’alwi padahal mereka tidak faham sedang mendukung apa dan siapa. Sedang merendahkan apa dan siapa. Fenomena santri-santri kibin dari Sarang Rembang yang membuat video-video pembelaan itu, menunjukan standar kurikulum … Baca Selengkapnya

Nasab Habib Ijmak?

KLAIM IJMA NASAB BA‘ALAWI (Bag. 1) : ANTARA OTORITAS ILMIAH DAN KONSTRUKSI SOSIAL * Ketika Kata “Ijmak” Berubah Menjadi Tameng Sosial Dalam perdebatan tentang nasab Ba‘alawi, istilah ijmak sering dikemukakan sebagai argumen penutup. Narasinya sederhana: “nasab ini sudah ijmak ulama,” sehingga mempertanyakannya dianggap melawan konsensus umat. Namun secara metodologis, penggunaan istilah ini justru menimbulkan persoalan … Baca Selengkapnya

Keteguhan Tesis K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani atas Terputusnya Nasab Habib Ba’alwi

Analisis Epistemologis atas Keteguhan Tesis K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani (Salah satu sub judul artikel ilmiyah yang panjang dari DR. Ubaidillah Tamam Munji, Akademisi UIN Walisongo Semarang berjudul Falsifikasi Historis Terhadap Silsilah Ba’alwi: Analisis Epistemologis atas Keteguhan Tesis K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani) Keteguhan tesis K.H. Imaduddin Utsman (Kiai Imad) tidak hanya bersandar pada tumpukan data manuskrip, … Baca Selengkapnya

Imaduddin Hadisussinni karya Kyai Nurkholis Indramayu

Tiga Lagu (Syair) Ulama Nusantara untuk KH Imaduddin Usman Al-Bantani: Sang Mujaddid Lagu KH Abdul Ghalib Batuampar Madura Lagu Imaduddin Imam Kami karya Kyai Tolhah Malang Imaduddin Hadisussinni karya Kyai Nurkholis Indramayu Syekh Imaduddin Hadisussinni Karya Kiai Nurkholis Indramayu VIDEO DAN LIRIK اِعْلَمُوْا اِخْوَانِى يَا أَنَّ بَاعَلْوِى ***  نَسَبُهُ مُنْقَطِعٌ لِلنَّبَوِى Ketahuilah wahai saudara-saudara bahwa … Baca Selengkapnya

Lagu Imaduddin Imam Kami karya Kyai Tolhah Malang

Tiga Lagu (Syair) Ulama Nusantara untuk KH Imaduddin Usman Al-Bantani: Sang Mujaddid Lagu KH Abdul Ghalib Batuampar Madura Lagu Imaduddin Imam Kami karya Kyai Tolhah Malang Imaduddin Hadisussinni karya Kyai Nurkholis Indramayu 1. Sebuah karya Kiayi Tolhah dari Malang Video dan Lirik عمادالدين امام لنا (Imaduddin Imam Kami) عِمَادُ الدِّيْنِ أَنْتَ لَنَا إِمَامٌ *** لِرَدِّ … Baca Selengkapnya

Ustadz Santri Kyai Pendukung Nasab Baalwi Pura-pura Bodoh?

Logika Mantiqi Tentang Batalnya Nasab Ba’alwi: Ustadz Nuruddin dan Santri Pondok Sarang Harusnya Sudah Faham. Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani Dalam ilmu Mantiq, klaim bahwa Haplogroup G adalah sepupu garis laki-laki dari Haplogroup J1 dari kakek bersama Sayidina Ali (1400 tahun yang silam) merupakan sebuah kemustahilan. Secara spesifik, dalam terminologi Mantiq, hal ini disebut dengan Ijtima’ … Baca Selengkapnya

Sang Mujaddid Lagu KH Abdul Ghalib Madura untuk KH Imaduddin Al Bantani

Tiga Lagu (Syair) Ulama Nusantara untuk KH Imaduddin Usman Al-Bantani: Sang Mujaddid Lagu KH Abdul Ghalib Batuampar Madura Lagu Imaduddin Imam Kami karya Kyai Tolhah Malang Imaduddin Hadisussinni karya Kyai Nurkholis Indramayu SANG MUJADDID Lagu karya K.H. Abdul Galib dari Madura untuk KH Imaduddin Usman Al-Bantani انت المجدد (Engkau Sang Mujaddid / Pembaharu) يَاخَيرَ مَنْ … Baca Selengkapnya

Realitas Haplogroup, dan Integritas Ilmiah Ahli Nasab

Sinkronisasi Genetik dan Nasab Hasyimi: Antara Mitologi Silsilah, Realitas Haplogroup, dan Integritas Ilmiah. Oleh: Imaduddin Utsman al-Bantani al-Jawi ━Pendahuluan: Krisis Epistemologi dalam Klaim Nasab. Selama lebih dari seribu tahun, otoritas nasab dalam peradaban Islam bertumpu pada satu pilar utama: dokumentasi tekstual. Pohon-pohon silsilah yang dijaga oleh lembaga seperti “Naqib al-Asyraf” dianggap sebagai representasi kebenaran mutlak. … Baca Selengkapnya

Runtuhnya Nasab Palsu Berhadapan dengan Pedang Sains

MANIFESTO KEJUJURAN : Runtuhnya Hegemoni Nasab Palsu Berhadapan dengan Pedang Sains (Tantangan Untuk Naqabat Al-Asyraf Mesir Sampai Rabitah Alwiyah Jakarta) Selama berabad-abad, peradaban Islam telah terperangkap dalam sebuah paradoks yang ironis. Ia terbalut kabut sejarah dan terjajah berhala darah. Di satu sisi, Islam datang untuk menghapuskan sistem kasta jahiliah, namun di sisi lain, muncul sebuah … Baca Selengkapnya

Koreksi Metodologis Sejarawan Yaman atas Argumentasi Rumail Abbas

Ilusi Akademis dalam Pembelaan Nasab Ba‘alawī : Koreksi Metodologis Sejarawan Yaman atas Argumentasi Rumail Abbas (Syekh Awad Hamdan: “Rumail bukan riset sejarah (nasab), hanya bikin gaduh !” Lihat Kajian Selengkapnya di Kanal YT Talijagat Baru) Dalam tradisi historiografi Islam, nasab adalah perkara arsip dan kronologi, bukan reputasi sosial, kharisma spiritual, atau klaim sepihak. Karena itu, … Baca Selengkapnya

J1-L859 adalah Genetik Asyraf dan Sadah Alawiyyin (Dzuriyah Nabi Asli)

Dr. Hadi al-Amili administrator di FamilyTreeDNA (FTDNA) Konfirmasi J1-L859 sebagai Marker Genetik Asyraf dan Sadah Alawiyyin Dr. Hadi Al-Amili (lengkapnya Dr. Sayyid Hadi Yahya al-Amili) diakui secara luas dalam komunitas genealogis sebagai salah satu peneliti utama dan administrator dalam proyek-proyek DNA yang berfokus pada garis keturunan Bani Hasyim dan Quraisy. Ia salah satu tokoh sentral … Baca Selengkapnya

Menyebut berbeda dengan Mengisbat

Dari “Menyebut” Dipelintir Menjadi “Mengisbat”: Manipulasi Nama KH. Sholeh Darat dalam Legitimasi Nasab Ba‘alawī dan Klaim Wali (Membaca Ulang Relasi KH. Sholeh Darat dan Syekh Bafaqih Botoputih secara Ilmiah) Nama KH. Sholeh Darat kerap ditarik ke dalam polemik Syekh bin Ahmad Bafaqih dengan satu klaim sederhana namun menyesatkan: karena KH. Sholeh Darat pernah mengaji kepadanya, … Baca Selengkapnya

Membiasakan Diri pada Fakta: “Habib Bukan Cucu Nabi”

Membiasakan Diri pada Fakta: “Habib Bukan Cucu Nabi” Penulis: Suluk Matan (akun FB) Frasa “habib bukan cucu Nabi” seharusnya tidak lagi dianggap provokatif, apalagi ofensif. Ia bukan ujaran kebencian, bukan penghinaan, dan bukan pula serangan terhadap agama. Ia adalah pernyataan faktual yang lahir dari disiplin ilmu sejarah, genealogi, dan metodologi ilmiah yang sehat. Masalahnya bukan … Baca Selengkapnya

Haplogroup Cucu Nabi Sudah Konsensus J1

HAPLOGROUP BANI HASYIM SUDAH KONSENSUS J1: MENJAWAB USAHA RUMAIL HIBUR BA’ALWI Penulis: KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Usaha Rumail untuk menghibur para Ba’alwi atau kibin Ba’alwi patut dihargai. Kita harus mengapresiasi usaha itu. Dalam Islam, telah terjadi konsesus bahwa Nabi Isa adalah utusan Allah, bila ada non muslim mengatakan tidak sepakat dengan konsesus umat Islam itu, … Baca Selengkapnya

Krisis Kejujuran Nasab Taufik Assegaf

KRISIS KEJUJURAN NASAB TAUFIK ASSEGAF Gus Aziz Jazuli Menggugat Kejujuran Taufik Assegaf & Legitimasi Maktab Daimi Tidak Valid? (Simak video di kanal Gus Aziz Jazuli, Lc., MH dengan judul : PANAS! Pak Topik Serang Balik Pengkritik Khurofat Ba’alawi: “Kalian Itu Buta Hati!) Video yang beredar ini merupakan narasi kritis atas pernyataan Taufik Assegaf yang membagi … Baca Selengkapnya

Ini Dia 3 Orang Habib yang Pertama Memalsukan Walisongo Keturunan Ba’alawi

K.H. Ja’far Shadiq fauzi Madura: Klan Ba’alwi memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’alwi. Seorang ulama dari batuampar Madura, K.H. Ja’far Shadiq Fauzi , Pengasuh Pesantren Abu Syamsuddin menyatakan bahwa Walisongo termasuk yang pertama menyebarkan Islam di Indonesia pada abad ke-15 M secara masiv. Mereka melanjutkan penyebaran Islam yang dimulai pada abad pertama Hijriah. Meskipun Islam memang … Baca Selengkapnya

Mengapa Habib Baalawi dan Muhibin Menolak Kajian dan Data Ilmiah

Ketika Akal Dipaksa Kalah demi Keyakinan yang Rapuh Oleh: Suluk Matan Dalam setiap polemik klaim kebenaran, ada pola lama yang terus berulang: manusia berhenti bertanya apakah ini benar, lalu sibuk mempertahankan agar sesuatu tetap dipercaya. Di titik itu, kebenaran bukan lagi tujuan, melainkan korban. Polemik nasab Ba‘alawī hari ini memperlihatkan pola tersebut dengan sangat jelas. … Baca Selengkapnya

Jejak Syiah di Balik Pengarang Simṭud Durar

Harlah 100 NU dan Kado Kejujuran dari Gus Aziz Jazuli: (Membaca Jejak Syiah di Balik Pengarang Simṭud Durar dan Klaim Haul Solo) Memasuki usia satu abad, Nahdlatul Ulama (NU) menghadapi ujian kedewasaan yang nyata: berani membedakan antara tradisi yang benar-benar meneguhkan manhaj dan ritual yang justru memberi legitimasi pada persoalan ideologis. Dalam konteks inilah kajian … Baca Selengkapnya

Mengapa Ulama Dahulu Menerima Klaim Ba‘alawi sebagai Cucu Nabi?

Mengapa Ulama Dahulu Menerima Klaim Ba‘alawī—dan Mengapa Penerimaan Itu Runtuh oleh Fakta yang Terlambat Terbuka Penerimaan ulama klasik terhadap klaim Ba‘alawī bukan legitimasi total, apalagi pembenaran teologis. Ia adalah penerimaan pasif dalam konteks keterbatasan informasi dan fungsi klaim yang saat itu belum berbahaya. Yang meruntuhkan kepercayaan hari ini bukan perubahan sikap, melainkan terbukanya fakta dan … Baca Selengkapnya