Empat Pilar Agama Islam

Empat Pilar Agama Islam berdasarkan pada hadis Umar dan QS An-Nisa 4:59. Ini adalah ilmu dasar agama Islam bagi muslim yang baru ingin belajar agama atau bagi mualaf yang baru masuk Islam.

Agama Islam di kenal memiliki Empat Pilar yaitu iman (aqidah, tauhid), Islam (syariah, fiqh), ihsan (akhlak, tasawuf) dan taat ulil amri (penguasa).

Dalil Dasar Tiga Pilar

Tiga pilar ini berdasarkan pada hadis sahih yang dikenal dengan hadis Umar. Yang isinya sebagai berikut:

عن عُمرَ بنِ الخطاب رضي الله عنه قال: بَيْنَما نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم ذَاتَ يَومٍ، إذْ طَلَعَ عَلَينا رَجُلٌ شَديدُ بَياضِ الثِّيابِ، شَديدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لَا يُرَى عَلَيهِ أثَرُ السَّفَرِ، وَلَا يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ، حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبي صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيهِ إِلَى رُكْبتَيهِ، وَوَضعَ كَفَّيهِ عَلَى فَخِذَيهِ، وَقالَ: يَا مُحَمَّدُ، أَخْبِرنِي عَنِ الْإِسْلَامِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: «الْإِسْلَامُ: أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَتُقِيمَ الصَّلَاةَ، وَتُؤتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَصُومَ رَمَضَانَ، وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلًا»، قَالَ: صَدَقْتَ، فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ! قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ الْإِيمَانِ، قَالَ: «أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ»، قَالَ: صَدَقْتَ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ الْإِحْسَانِ، قَالَ: «أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأنَّكَ تَرَاهُ، فإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ»

Artinya: Dari Umar dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya.

Hingga kemudian dia duduk di hadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) seraya berkata: “ Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?”, maka bersabdalah Rasulullah : “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah (Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “, kemudian dia berkata: “ anda benar “.

Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda: “ Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, kemudian dia berkata: “ anda benar“.

Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau bersabda: “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau”. (HR Muslim)

1. Pilar Pertama: Iman (Akidah)

Ibarat rumah, iman adalah fondasi utamanya. Dengan iman, seorang yang asalnya non-muslim masuk Islam dan menjadi muslim.

Letak iman itu di dalam hati.

Iman, sebagaimana disebut dalam hadis, memiliki enam pilar (rukun) yaitu meyakini adanya Allah, para malaikatNya, para Nabi dan RasulNya, kitab-kitab suciNya, takdir, hari akhir (kiamat).

Untuk pengetahuan dasar tentang aqidah, baca kitab-kitab akidah Ahlussunnah berikut (versi terjemah):

  1. Aqidatul Awam
  2. Jawahirul Kalamiyah
  3. Hasyiyah Al-Bajuri (Tijan Darari)
  4. Matan Sanusiyah
  5. Sullamut Taufiq
  6. Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah

2. Pilar Kedua: Islam (Syariah)

Kalau bukti iman itu di hati, maka bukti Islam itu ada di perbuatan sehari-hari.

Islam dalam konteks istilah ini disebut juga dengan syariah atau fiqih.

Pilar dari Islam ada lima yaitu dua kalimat syahadat, shalat, puasa, zakat bagi yang memenuhi syarat, haji ke Baitullah apabila mampu.

Untuk memahami dasar-dasar syariah Islam dan cara mengamalkannya, berikut kitab-kitab dasar syariah Islam:

  1.  Matan Taqrib
  2. Fathul Qorib Syarah Taqrib
  3. Minhajuth Thalibin Imam Nawawi
  4. Safinatun Najah
  5. Sullamut Taufiq

3. Pilar Ketiga: Ihsan

Mengamalkan syariah Islam yang di wajibkan dan menjauhi yang haram adalah keharusan. Namun, belum di anggap sempurna sebelum mengamalkan ihsan.

Ihsan berarti mengamalkan syariah dengan ikhlas. Baik syariah yang berkaitan dengan hubungan dengan Allah (hablun minallah) maupun yang kaitannya dengan sesama manusia (hablun minannas).

Ihsan dalam konteks ini di sebut juga dengan akhlak dan tasawuf.

Untuk memahami dasar-dasar ihsan dan cara mengaplikasnnya dalam kehidupan sehari-hari, silahkan baca kitab-kitab yang sudah di terjemah berikut:

  1. Ta’lim Muta’allim
  2. Al Hikam
  3. Bidayatul Hidayah Imam Ghazali
  4. Adabul Alim wal Muta’allim KH Hasyim Asy’ari
  5. Sullamut Taufiq
  6. Akhlaq lil Banin (Budi Pekerti untuk Anak) Juz 1
  7. Akhlaq lil Banin Jilid 2

Gabungan tiga pilar di atas (iman, islam, ihsan) di sebut secara istilah menjadi Islam. Jadi, islam di sini bisa bermakna syariah (pilar kedua), bisa juga berarti agama Islam (gabungan ketiganya).

4. Pilar Keempat: Taat pada Ulil Amri

Di kalangan Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), taat ulil amri (penguasa) menjadi salah satu ajaran pokok sebagai bagian dari tatacara hidup berbangsa dan bernegara yang di perintahkan.

Taat pada ulil amri tidak di sebut dalam hadis Umar di atas. Namun, ia di sebut secara khusus dan kuat dan tegas di ayat lain yakni dalam Al-Quran QS An-Nisa 4:59 dan sejumlah hadis. Di QS An-Nisa 4:59 taat ulil umri di sebut berdampingan dengan taat pada Allah dan RasulNya.

Untuk lebih memahami pilar keempat ini, silahkan ikuti artikel mendalam di sini.

Golongan dan Aliran dalam Islam

Sebagian umat awam mungkin bingung dengan banyaknya golongan dan aliran dalam Islam yang secara umum terbagi menjadi dua yaitu Sunni (Ahlussunnah) dan Syiah (Ahlul Bait). Dalam kelompok non-Syiah sendiri masih terbagi ke dalam beberapa aliran.  Untuk lebih detailnya, baca artikel singkat di sini.

Baca juga: Tanya jawab Islam

You may also like
Latest Posts from Islamiy.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *