Nadzar tanpa sengaja apakah sah

Nadzar tanpa sengaja apakah sah

Assalamu’alaikum
Mau tanya, kalau seseorang bernazar dengan tidak sengaja misal seperti hanya meniru penggalan kalimat di film “saya bernazar akan…” tanpa dia sengaja untuk berniat bernazar apakah itu sama seperti hukum bernazar sesungguhnya dan apakah sudah sah nazar tersebut? Karena kurangnya ilmu sehingga ucapanya kurang terjaga dan baru sadar setelah mengucapkan nazar tersebut.
Terimakasih mohon dijawab
Wassalamu’alaikum

JAWABAN

Nadzar seperti itu tidak berakibat nadzar dan tidak sah nadzarnya. Sebagaimana ucapan talak dalam konteks bercerita. Baca detail: Cerita Talak

Talak juga tidak sah apabila diucapkan karena keceplosan. Begitu juga dengan nadzar. Baca detail: Ucapan Talak yang Keceplosan

Nadzar baru sah apabila dilakukan secara sengaja. Dalam arti ucapan nadzar itu memang dimaksud untuk bernadzar. Baca detail: Hukum Nadzar

BEKERJA DI PERUSAHAAN YANG MENGANDUNG UNSUR RIBA

assalaamualaikum,
maaf ustadz, saya ingin bertanya..
saya bekerja di sebuah perusahaan swasta dan di perusahaan tersebut ada unsur riba nya apakah gaji yang saya terima termasuk haram ?
terimakasih ustadz, assalaamualaikum

JAWABAN

Sayang tidak anda jelaskan secara detail tentang unsur riba yang dimaksud itu bagaimana. Terlepas dari itu, apabila anda bekerja di bagian yang tidak ada ribanya, maka gaji anda halal. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

MANDI JUNUB

Assalamualaikum wr wb.
Maaf sebelumnya sya mau brtanya tentang mndi junub ada bbrapa prtanyaan yg hrs sya sampaikn.?
1.ketika sedang junub, trus kita itu was was dlm niatnya dlm hti seakan2 ada yg bilang (eh km blom niat mndinya) trus sya pksakn dan niatkn brusha tidk mndengrkn ocehan di hti itu, krna sya tau bhwa itu was was. Bagai mana cara mengatasinya ustadz apakah sah mandi junubnya..?

2.ketika sedang junub trus mandi junub, sudah niat dan menyiramkan air ke seluruh badan tiba2 dlm hati brkata kotor maaf conth sprti ( anjing,babi) tpi dlm hti bnar2 tidk mau bilng sprti itu. Apakah sah mandi junub nya dan bagai mana cara mengatasinya..?

3.ketika sedang junub trus mandi junub sudah kelar mandi junubnya trus sya mlakukn potong kuku, potongan kuku itu sya buang ntah k mna. Sudh klar potong kuku, tiba2 sya was was mndi junub tdi kya yg blom brsih dan tdk sah, trs kita mngulng lgi mndi jnubnya nah bgai mna dngn potongan kuku kita yg tdi kita potong, apakh sah mndi junubnya yg sekang.

4.ketika sdng mndi junub, bagian tubuh yg mna yg harus bnar2 di bersihkan dan bagian tubuh yg mna yg sunah nya.
Trus apakah bnar dubur hrus d masukan jri klingking spya brsih dn sah ktika mndi junub.

Sekian dan kurang lebihnya sya mohon maaf apabila ada tulisan yg kurng mngnankn di hati.
Jajakallah’huhoiron kasiron
Wasalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Kalau anda yakin sudah niat lalu ada bisikan belum niat, maka abaikan saja bisikan tersebut. Baca detail: Mengatasi Was-was Ibadah dan Iman

Lagipula, niat junub cukup dalam hati saat pertama menyiram air ke anggota tubuh. Baca detail: Cara Wudhu dan Mandi Wajib

2. Sah mandi junubnya. Baca detail: Penyebab Mandi Besar

Cara menghilangkan kebiasaan memaki adalah dengan menghentikan kebiasaan tersebut dalam keadaan apapun dan menghindari bergaul dengan orang yang biasa memaki. Baca detail: Wajib Menjauhi Lingkungan Pergaulan Buruk

3. Sah mandinya. Tidak ada larangan bagi orang junub untuk potong kuku atau potong rambut sebelum mandi. Begitu juga wanita haid boleh potong kuku atau potong rambut saat haid. Baca detail: Hukum Potong Rambut dan Kuku Saat Haid

4. Yang wajib saat mandi junub ada dua: (a) membersihkan tubuh dari najis; (b) membasahi seluruh tubuh bagian luar dengan air. Baca detail: Cara mandi besar

DOSA MURTAD

Assalamu’alaikum.Di Alkhoirot dijelaskan tidak semua kata kata bercanda yang tentang agama akan menyebabkan seseorang mendapat dosa murtad.Suatu hari teman saya berkata 2 kalimat yaitu “Bapa di surga main poker” dan “Malaikat Israfil niup sangkakala pakai nada lagu (lagu tulus-akad)”.lalu saya tertawa karena 2 kalimat yang diucapkan teman saya.Yang ingin saya tanyakan
1.apakah dua kalimat yang diucapkan teman saya menyebabkan teman saya mendapat dosa murtad?
2.apakah karena saya tertawa akibat 2 kalimat yang diucapkan teman saya,saya mendapat dosa murtad?
3.kata kata bercanda yang seperti apakah yang menyebabkan seseorang mendapat dosa murtad?

JAWABAN

1. Siapa yang dimaksud ‘bapak’ tidak jelas di sini. Karena belum jelas siapa yang dimaksud maka tidak termasuk berakibat murtad.

2. Menghina malaikat berakibat murtad menurut sebagian ulama. Namun kalau saat mengucapkan atau tertawa saat mendengar ucapan itu tidak ada maksud menghina maka tidak berakibat murtad.

3. Ucapan canda yang berniat menghina malaikat, para Rasul atau Allah. Contoh: “Malaikat Jibril itu banci karena bukan lelaki atau perempuan.” atau “Allah itu tidak satu”, dll. Naudzubillah min dzalik.
Baca detail: Penyebab Murtad

HALAL HARAM BEASISWA PEMERINTAH DAN GAJI PNS

Assalamualaikum ustadz saya ingin bertanya hukum menerima beasiswa dari pemerintah ( beasiwa PPA) yang dana nya berasal dari APBN , sedangkan dana sumber dana APBN salah satunye berasal dari pajak, apakah haram? Lalu bagaimana dengan status halal haram gaji PNS yang berasal dari APBN? Mohon di jawab ustadz, karena saya gelisah dengan permasalahan ini, Terima kasih

JAWABAN

Hukum beasiswa pemerintah yang berasal dari APBN adalah halal. Walaupun sebagiannya berasal dari pajak. Karena, pajak juga halal. Adapun pendapat sebagian ulama yang mengharamkan itu bukan pendapat mayoritas ulama Ahlussunnah. Baca detail: Hukum Pajak

Begitu juga, hukum gaji PNS hukumnya halal walaupun sebagian dari pajak. Baca detail: Hukum Gaji PNS dari Pajak

Tinggalkan Balasan