Cara Aqiqah Anak Kembar

Cara Aqiqah Anak Kembar dua laki-laki apakah harus berupa empat kambing dan anak kembar dua perempuan dua kambing? Atau apakah anak kembar dianggap satu akikah?

Tidak Mampu Aqiqah Anak Kembar Laki-laki

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Ustadz yang dirahmati Allah, saya mempunyai 2 orang anak laki-laki (kembar). Tanggal lahir anak-anak saya bersamaan tanggal 2 Oktober 2020. Sampai saat ini saya tidak mampu untuk melaksanakan aqiqah. Saya pernah mendengar kalau tidak diaqiqahkan, maka saya tidak akan mendapatkan syafaat dari anak-anak saya di Akhirat nanti sekalipun mereka hafal Al-Qur’an dan lain sebagainya.

Pertanyaan saya adalah:

1. Sampai batasan umur berapakah kewajiban saya untuk mengumpulkan dana (uang) untuk biaya aqiqah anak-anak saya (batasan umum baligh umur anak)? karena saya sangat takut nantinya tidak akan mendapat syafaat dari anak-anak saya di Alhirat.

2. Bagaimana seandainya bila anak-anak saya sudah baligh, mereka tidak mampu juga untuk mengaqiqahi diri mereka sendiri? Mohon solusinya ustadz.

Terima kasih,

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Menyembelih aqiqah dan qurban di malam hari

JAWABAN

Hukum dasar Aqiqah

Pertama, akikah hukumnya sunnah. Tidak wajib. Dalam arti mendapat pahala apabila beraqiqah dan tidak berdosa apabila tidak beraqiqah. Apabila anda tidak mampu melaksanakan akikah, maka tidak apa-apa. Baca detail: Akikah

Anak saleh akan memberi syafaat walaupun belum aqiqah

Kedua putra anda akan tetap memberi syafaat kelak di akhirat apabila dia anak yang saleh. InsyaAllah. Baca detail: Sampainya Hadiah Pahala pada Orang Mati dalam Islam

Pandangan mazhab empat: jumlah kambing aqiqah

Kedua, adapun berapa ekor yang harus diakikahkan untuk anak laki-laki? Ulama berbeda pendapat. Mayoritas ulama dari 3 mazhab (Hanafi, Syafi’i, Hanbali) berpendapat bahwa satu anak lelaki akikahnya 2 ekor kambing, 1 anak perempuan 1 ekor kambing. Baca detail: Akikah

Namun, Mazhab Maliki berpendapat bahwa akikah bagi anak yang baru lahir, baik satu atau kembar, adalah satu ekor kambing saja. Baik anak lelaki atau perempuan. Anda bisa ikut pendapat ini kalau memiliki dana terbatas dan masih ingin tetap berakikah.

PENDAPAT IMAM MALIK TENTANG JUMLAH KAMBING AKIKAH UNTUK SATU ANAK

Imam Malik dalam kitab Al-Muwatta’ menyatakan:

عن ابن عمر وعروة بن الزبير أنهما كانا يعقان عن بنيهما الذكور والإناث بشاة شاة، قال مالك: الأمر عندنا في العقيقة أن من عق فإنما يعق عن ولده بشاة شاة الذكور والإناث، قال الباجي: وإذا ولدت المرأة توأمين فقد روى ابن حبيب عن مالك كل واحد منهما بشاة.

Artinya: Dari Sahabat Ibnu Umar dan Urwah bin Zubair bahwa keduanya mengakikahi dua anaknya, laki-laki dan perempuan, masing-masing dengan satu ekor kambing.

Imam Malik berkata: Menurut kami dalam soal akikah adalah orang tua mengakikahi anaknya dengan satu ekor kambing, anak lelaki atau anak perempuan. Al-Baji berkata: Apabila seorang wanita melahirkan anak kembar maka Ibnu Habib meriwayatkan dari Malik: masing-masing dari keduanya dengan seekor kambing.

Kesimpulan: anak kembar laki-laki cukup diakikahi dengan 2 ekor kambing. Di mana 1 ekor kambing untuk 1 anak laki-laki.

ANAK KEMBAR DUA DIHITUNG DUA AKIKAH (DUA KAMBING)

Anak kembar akikahnya dianggap dua. Jadi, kalau ikut pendapat non-Maliki, berarti harus 4 ekor kambing (untuk kembar laki-laki) dan 2 ekor kambing untuk anak perempuan. Sedangkan menurut mazhab Maliki cukup dengan 2 ekor kambing untuk anak lelaki dan anak perempuan.

Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 8/429, menyatakan:

ولو ولد له ولدان فذبح عنهما شاة لم تحصل العقيقة

Artinya: Apabila melahirkan dua anak lalu disembelih satu kambing sebagai akikah, maka tidak sah akikahnya.

Ibnu Hajar Asqalani dalam Fathul Bari, hlm. 12/9, menyatakan:

فلو ولـد اثنان في بطن استحب عن كل واحـد عقيقـة.

Artinya: Apabila melahirkan dua anak dalam satu perut maka disunnahkan masing-masing satu akikah.

Kesimpulan:

a) anak kembar dua dihitung dua akikah. Kembar tiga dihitung tiga akikah, dst.

b) Anak kembar dua laki-laki aqiqahnya adalah sebagai berikut:
(i) Menurut madzhab Syafi’i, Hanafi, Hanbali adalah empat ekor kambing.
(ii) Menurut madzhab Maliki dua kambing.

c) Anak kembar dua perempuan aqiqahnya adalah dua ekor kambing menurut semua mazhab empat.

d) Anak kembar 1 laki-laki dan 1 perempuan adalah tiga ekor kambing menurut tiga madzhab (Syafi’i, Hanafi, Hanbali) dan dua ekor kambing menurut mazhab Maliki.

e) Aqiqah itu hukumnya sunnah. Berpahala kalau dilaksanakan. Tidak berdosa kalau tidak dilakukan. Apalagi kalau disebabkan tidak mampu secara finansial.

d) Akikah yang ideal 1 anak lelaki 2 kambing, 1 anak perempuan 1 kambing. Namun ada pendapat yang menyatakan 1 anak lelaki 1 kambing. Pendapat ini dapat dan boleh digunakan terutama bagi yang kurang mampu secara ekonomi.

Ketiga, kalau orang tua tidak mampu mengakikahi anaknya, lalu si anak setelah dewasa berkecukupan dan hendak aqiqah untuk dirinya sendiri, maka hukumnya boleh dan sunnah. Sunnah artinya mendapat pahala tapi tidak wajib. Baca detail: Akikah untuk diri sendiri

Cara konsultasi: Tanya jawab agama Islam

You may also like
Latest Posts from Islamiy.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *